Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Juni 2013

Cerita Bertemu Hantu Baik hati Penunggu Rumah Kontrakan



Cerita Bertemu Hantu Baik hati Penunggu Rumah Kontrakan ini diangkat dari peristiwa yang kami alami. Tiga tahun yang lalu, kami sekeluarga terpaksa harus pindah rumah kontrakan.  Waktu itu kami bingung harus pindah kemana. Setelah mencari-cari informasi rumah kontrakan yang kosong di sekitar tempat tinggalku, akhirnya aku menemukan satu rumah petak yang ada di sudut pertigaan jalan.  Di rumah itulah Cerita Bertemu Hantu Baik hati Penunggu Rumah Kontrakan ini terjadi. Tempatnya cukup strategis untuk usaha, di pinggir jalan, walaupun jalan kecil tetapi cukup ramai. 

Setelah melihat situasi yang cukup ramai ini, akupun berpikir untuk buka usaha berjualan pulsa agar bisa membantu pendapatan keluarga, kebetulan ada etalase nganggur, pas buat usaha jual pulsa. Tanpa banyak pikir, kami langsung membayar uang kontrak kepada pemilik rumah agar kami segera bisa pindah ke rumah kontrakan yang baru itu.

Sebelum kami sekeluarga menempati rumah kontrakan yang baru itu, suamiku terlebih dahulu membersihkan rumah itu dan melakukan sedikit ritual dengan membaca do’a-do’a untuk memohon kepada Tuhan agar kami mendapat berkah dari-Nya. Setelah itu baru kami sekeluarga pindah dan menempat rumah kontrakan itu. 

Setelah semua barang-barang sudah kami pindahkan ke rumah kami yang baru, kami langsung menata semua perabot rumah, tidak terlalu lama karena barang-barang kami memang tidak banyak. Akupun langsung meletakkan etalase  di teras rumah untuk tempatku usaha berjualan pulsa. Meskipun cukup melelahkan, tapi kami senang dan merasa nyaman di rumah kontrakan kami yang baru itu. Saat itu juga, aku tetepon kakakku untuk dibantu modal buat usaha berjualan pulsa, dan uang modal pun langsung ditransfer ke rekeningku.  Aku langsung belanja pulsa ke agen pulsa.  Aku juga minta banner ke agen pulsa untuk dipasang di teras rumah tempat aku usaha jual pulsa.

Selesai belanja pulsa dan segala perlengkapannya akupun pulang dan sampai di rumah pas menjelang maghrib. Aku langsung pasang banner dan menata semua perlengkapan usaha jualan pulsa di etalase.  Semua berjalan lancar dan cepat.  Semua selesai pas adzan maghrib dikumandangkan di mushalla dekat rumah kontrakan.  Lalu kami sekeluarga bersama-sama pergi ke mushalla untuk  menunaikan shalat maghrib berjama’ah di mushalla.

Malampun tiba, usai shalat isya’ dan makan malam, kami segera tidur karena cukup kelelahan seharian mengatur dan menata rumah kontrakan kami yang baru serta belanja pulsa dan  segala perlengkapan usaha berjualan pulsa.  Kamipun segera terlelap.

Seperti biasa, pas jam 12 malam aku terbangun, aku menuju kamar mandi yang ada di sebelah dapur untuk mengambil air wudlu’ untuk melakukan shalat malam. Saat membuka kelambu pintu dapur, aku terkejut, ada sosok wanita berkerudung hitam berdiri di dapur melihatku. “Astaghfrullahal ‘Adzim”, ucapku spontan.  “jangan takut, aku memang sengaja menemuimu. Namaku Laras, aku juga tinggal di rumah ini, tapi aku tidak akan mengganggumu dan semua keluargamu.  Aku suka kalian tinggal d rumah ini, kalian rajin shalat dan mengaji, au juga akan membantu usahamu. Insya Allah lancar dan beruntung. Assalamu’alaikum”, kata wanita itu dan langsung menghilang. “wa’alaikumussalam”, jawabku.  Dengan dada mash berdebar karena rasa kaget bercampur takut, aku menuju kamar mandi dan mengambil air wudlu’, lalu aku melakukan shalat malam dan berdo’a sebisaku.  Usai shalat malam dan berdo’a, au kembali tidur.

Kami terbangun saat gema tarhim dikumandangkan di mushalla, pertanda sebentar lagi waktu shubuh tiba. Kami segera bergiliran mandi dan bersiap-siap menunaikan shalat shubuh berjama’ah di mushalla.  Usai berjama’ah,  aku mempersiapkan sarapan pagi. Aku beli nasi uduk di warung pok Lela, seberang rumah kontrakan.  Kamipun sarapan pagi berjama’ah. Usai sarapan, suamiku berangkat kerja dan aku mengantar  dua anakku ke sekolah.

Pulang mengantar anak ke sekolah, aku langsung cuci kaki dan ambil air wudlu’ lalu dengan membaca Basmalah aku mulai buka usaha jualan pulsa.  Aku buka kain penutup etalase, dan aku pasang tulisan “Jual Pulsa”, di atas etalase.  Hari memang masih pagi, jalanan cukup ramai. Aku duduk dan membaca buku  sambil menunggu pelanggan datang. Alhamdulllah, hari pertama aku membuka usaha Jualan Pulsa sudah mendapatkan banyak pelanggan.

Detik demi detik, dan hari demi hari kami lalui dengan usaha, do’a dan rasa syukur. Alhamdulillah, usaha sampai hari ini, jualan pulsa yang aku jalankan dengan penuh ketekunan, meskipun harus disela dengan mengurus keluarga, berjalan dengan baik dan mendapatkan keuntungan. Dan yang sangat membuatku bahagia, dari usahaku ini, selain bisa menambah pendapatan keluarga, kami juga bisa menyisihkan hasil usaha kami untuk membantu tetangga-tetangga kami yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Tak lupa pula, setiap usai shalat, selain aku berdo’a untuk kedua orang tua, aku juga berdo’a untuk Laras, makhluk halus penunggu rumah kontrakanku.  Setidaknya, selain aku bersyukur kepada Tuhan, aku berterima kasih kepada Laras,  makhluk halus penungg rumah kontrakanku, atas dukungan moril yang diberkan saat aku berjumpa dengannya di malam itu.

Demikianlah Cerita Bertemu Hantu Baik hati PenungguRumah Kontrakan.  Semoga dapat menghibur anda.

Jumat, 07 Juni 2013

Cerita Hantu Wanita Memesan Bakso



Hantu Wanita Bergaun Putih
Cerita Hantu Wanita Memesan Bakso ini diangkat dari kisah nyata kejadian yang dialami Supeno, salah seorang pedagang bakso keliling di Jakarta Timur.  Cerita Hantu memang cukup mengasyikkan, terlepas dari percaya atau tidak, cerita hantu memang ada di masyarakat. Peristiwa ini terjadi lima tahun yang lalu, pas Malam Jum’at Kliwon saat Supeno sedang berkeliling di sebuah perkampungan menjajakan bakso.  Berikut ini adalah Cerita Hantu Wanita MemesanBakso.

Malam itu, lima tahun yang lalu, tidak seperti biasanya jalanan di perkampungan tempat saya biasa menjajakan bakso terasa sepi. Sampai jam 9 malam baru 10 mangkok bakso yang saya jual.  “sepi banget ya malam ini”, kata saya dalam hati sambil berjalan mendorong gerobak bakso dan memukul-mukul kentongan untuk memberi tanda bahwa tukang bakso sedang jualan bakso.

Tepat di sebuah pertigaan jalan saya sempat bimbang, mau belok ke kiri apa ke kanan. Dua-duanya terlihat sepi.  Akhirnya saya putuskan ambil jalan kanan. Baru melewati dua rumah, ada seorang wanita bergaun putih keluar dari pagar rumah memanggil saya “bang, baksonya satu ya”. “ya bu”, jawab saya dan saya lihat wanita itu kembali masuk pagar. Sayapun langsung menyiapkan satu porsi bakso yang dipesan.
Setelah usai saya menyiapkan satu mangkok bakso pesanan wanita itu, sayapun mengantarnya ke rumah tempat wanita itu. Sampai di depan pagar saya sempat heran “kok pintu pagarnya ditutup ya, diselot lagi, padahal ibu tadi perasaan tidak membuka dan tidak menutup pagar”, kata saya dalam hati. Saya menepis keheranan saya itu, saya buka bagar. Walaupun diselot tapi tidak dikunci. Saya langung masuk menuju pintu.  Pintunya tertutup.

Sesampai di depan pintu, perlahan saya ketok “tok tok tok, permisi, ini baksonya bu”, kata saya kepada wanita tadi yang saya yakini adalah penghuni rumah ini. Tidak ada jawaban dari dalam rumah, saya ketok lagi “tok tok tok, permisi, ini baksonya bu”, kata saya lagi agak keras.  Akhirnya terdengar langkah kaki dari dalam rumah dan pintupun dibuka. Yang membuka adalah seorang wanita muda dan bertanya “ada apa mas?”. “ini mbak, tadi ada ibu-ibu di rumah ini pesan bakso sama saya” jawab saya kepada wanita muda itu. “Ibu-ibu?, di rumah ini tidak ada ibu-ibu mas, saya di sini cuma tinggal bertiga dengan  suami dan anak saya mas”, kata wanita muda itu. “ya tadi sih masuk ke sini mbak”, kata saya.

Tiba-tiba seorang lelaki muda yang tentunya suami wanita muda ini keluar dari dalam rumah dan bertanya “ada apa sih malam-malam kok ribut”. “ini abang tukang bakso ini mengantarkan bakso, katanya ada ibu-ibu di rumah ini pesan bakso.  Padahal kan di rumah ini cuma kita bertiga”, jawab wanita muda itu. “gitu aja kok ribut, ya sudah, sini baksonya, biar saya yang makan, tapi bikinkan satu lagi ya buat istri saya”, kata lelaki muda itu.  Sayapun bergegas menyerahkan semangkok bakso kepadanya dan bergegas menyiapkan semangkok bakso lagi.

Setelah selesai menyiapkan, saya antar bakso ke rumah tersebut. “ini mbak baksonya”, kata saya sambil menyerahkan semangkok bakso kepada wanita itu. “duduk sini dulu mas”, kata lelaki muda itu sambil mempersilakan saya duduk di kursi yang ada di teras rumah itu. “ya mas, makasih”, kata saya. Dia makan di teras, sementara istrinya masuk membawa bakso, tak lama kemudian istrinya menyerahkan mangkok yang sudah kosong kepada saya, mungkin langsung dipindah ke mangkoknya sendiri.

“emang bener tadi ada ibu-ibu pesan bakso, jangan-jangan kamu cuma ngarang aja biar baksomu laku”, kata lelaki itu berkelekar sambil tersenyum kepada saya. “untuk apa saya bohong mas, saya kan tiap hari jualan di sini, memang benar kok tadi ada ibu-ibu yang pesan”, jawab saya.
“ciri-cirinya bagaimana?” tanya lelaki muda itu. “ya ibu-ibu tidak terlalu tua sih, pakai baju panjang warna putih, rambutnya agak panjang”, jawab saya.

“lalu dari mana asalnya dan kemana?”, tanya lelaki muda itu lagi. “tadi keluar dari rumah ini dan masuk lagi ke rumah ini mas, tapi yang saya heran, saya tidak mendengar dia membuka pintu pagar dan menutup pintu pagar, padahal waktu saya masuk, pagarnya ditutup dan diselot, waktu saya buka selotnya, bunyinya cukup keras mas”, jawab saya.
“ya, tidak salah, kata orang-orang di sekitar sini, memang dia kadang-kadang muncul, tapi saya sampai hari ini belum pernah bertemu sama dia”, kata lelaki muda itu.
“maksudnya mas?”, tanya saya lagi. Lelaki muda itu menjawab “kata orang-orang di sekitar sini, dia itu makhluk halus yang tinggal di rumah ini, itu sih kata orang, kami sendiri  yang tinggal di sini belum pernah bertemu”.  Langsung merinding bulukuduk saya mendengar penjelasan lelaki muda itu, ada rasa takut menjalar di tubuh saya. Dan rupanya ketakutan saya terlihat oleh lelaki muda itu. “ya gak usah takut mas, biasa saja. Ini uangnya”, kata lelaki itu sambil menyodorkan uang sepuluhribu rupiah kepada saya. “baik mas, makasih ya mas”, kata saya sambil bergegas meninggalkan rumah itu.

Setelah selesai sata letakkan mangkok di dalam gerobak, dengan penuh rasa ketakutan, sayapun langsung mendorong gerobak menjauhi rumah itu. Sekian.   

Demikianlah Cerita Hantu WanitaMemesan Bakso.  Semoga dapat menghibur anda.

Bertemu Tiga Hantu di Kebun Durian



Hantu Gondoruwo
Bertemu Tiga Hantu di Kebun Durian. Cerita dunia mistik dan makhluk halus ternyata ada di mana-mana, di seantero jagad, apalagi di bumi nusantara tercinta ini.  Cerita Bertemu Tiga Hantu di Kebun Durian ini akan menyajikan sebuah cerita  yang dikirim oleh Subandi, pembaca setia cerita di Trenggalek Jawa Timur. Cerita ini diangkat dar sebuah perstiwa yang dialaminya lima belas tahun yang lalu bersama pamannya di kebun durian yang ada di sebuah desa di Trenggalek, Jawa Timur.  Menurut ceritanya, malam itu ia bersama pamannya sedang mencari durian di kebun, tapi bukannya durian yang mereka dapat melainkan hantu Glundungpringis.  Berikut ini adalah cerita yang berjudul “Bertemu Tiga Hantu di KebunDurian“.

Nama saya Subandi, umur 47 tahun berasal dari Trenggalek, Jawa Timur.  Kali ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman yang saya alami bersama paman saya bertemu hantu Glundungpringis dan hantu Gondoruwo di sebuah kebun durian lima belas tahun silam.

Waktu itu, karena sedang musim durian, selepas habis shalat Isya’, dengan masing-masing berbekal  sebuah lampu senter, saya dan paman saya pergi ke kebun yang tak jauh dari rumah kami untuk mencari durian matang pohon yang jatuh untuk kami jual di pasar esok paginya.  Ya, paman saya adalah salah seorang pedagang buah di salah satu pasar tradisional di daerah kami.

Setelah kami memasuki areal perkebunan, langsung saja masing-masing dari kami menyorotkan lampu senter yang kami bawa ke setiap bawah pohon durian dengan  harapan mendapatkan durian.
Saya  memang agak takut karena bukan hanya tempat yang cukup seram tapi juga pohon duriannya yang besar and menyeramkan. Saya bilang ke paman saya "peh uwite kok gedhe temen gek nggone medeni pisan" (wah, pohonnya besar amat, mana tempatnya menakutkan lagi), lalu paman saya menjawab "lah yo ndak lawong ki wis biasa ko'e" (ya tidak, ini kan sudah biasa kok).

Setelah itu paman saya mengambil satu benda bulat besar yang ada di bawah pohon durian angker itu, tapi saya heran karena buah durian itu besar sekali sementara durian lain yang saya lihat tidak sebesar itu. Saya bilang ke paman saya “durene kok gedhe temen, lha wong liyane cilik kok" (duriannya kok besar amat, lha yang lainnya kecil kok”.

Lalu saya perhatikan dengan seksama durian yang amat besar itu dengan menggunakan indera ke-enam yang aku pelajari, dan ternyata durian amat besar itu terlihat wujud aslinya.  Kemudian saya bilang ke paman saya “kuwi ndas glundung pak, ndang guwa'en” (itu hantu glundungpringis, lekas buang), lalu paman saya segera melempar benda bulat besar itu sambil lari terbirit-birit ke arah jalan. Setelah terlempar, Hantu Glundungpringis itu menyeringai dan tertawa “hihihi” sambil menggelinding ke dalam kegelapan.
Saya masih bertahan dalam kebun itu dan terus mencari buah durian matang pohon yang jatuh.  Tiba-tiba saya kaget karena ada yang menepuk bahu saya, sayapun menoleh ke belakang, ternyata ayah saya datang menyusul untuk mencari duran juga.

Setelah beberapa saat, kami (saya dan ayah saya) melhat sosok bayangan hitam pekat dan besar dan disampingnya ada bayangan merah. Ya, sosok hitam besar itu ternyata “hantu gondoruwo”, sementara yang disampingnya yang berwarna merah cerah adalah “hantu kemamang”.

Melihat ada hantu kemamang, kami sama-sama melempar  lampu senter yang kami bawa karena hantu kemamang  akan mengejar setiap benda berkilau atau benda bersinar. Lalu kami mengeluarkan jurus-jurus dan do’a-do’a yang telah kami pelajari sehingga “hantu gondoruwo” dan “hantu kemamang” itu pergi dan menghilang dalam kegelapan.  Setelah kedua hantu itu pergi, kami menemukan dan banyak durian matang pohon yang ada di tempat hantu gondoruwo dan hantu kemamang itu, semuanya ada duapuluh satu buah.  Kami ambil dan kami masukkan ke dalam karung dan kami kami bawa pulang untuk kami jual.
Demikianlah cerita pengalaman Bertemu Tiga Hantu di KebunDurian.  Semoga dapat menghibur anda.

Jumat, 26 April 2013

Cerita Mustika Ular dan Misteri Teror Ular Cobra


Foto Mustika Ular dan Ular Cobra

Cerita Mistik. Cerita Mustika Ular dan Misteri Teror Ular Cobra. Bumi Nusantara memang kaya raya, termasuk kaya akan benda mustika, salah satunya adalah mustika ular. Kali ini saya menceritakan tentang kisah nyata yang terjadi di rumah saya, saat saya masih berumur dua belasan tahun, sekitar kelas 1 SMP, yang terjadi lima belas tahun yang lalu. Saya tinggal di sebuah desa di daerh Blitar, Jawa Timur.  Mungkin sebagian dari para pembaca telah tahu tentang apa itu mustika ular, kebetulan orang tua saya memiliki itu. Bukan bermaksud syirik, tapi menghormati orang yang mengamanatkan mustika itu pada orang tua saya. Berikut adalah Cerita MustikaUlar dan Misteri Teror Ular Cobra.

Ayah saya adalah penggemar burung kicau maupun burung hias, mulai dari beo, jalak bali, Poksai hongkong, perkutut, cucak rowo, kacer dll. Yang pasti seingat saya, saat itu ada 14 ekor. Nah kebetulan ayah saya sudah bingung ngurus burung-burung itu, akhirnya sepasang burung perkutut dewasa dikasihkan kepada temannya sebut aja Om Dawam, dengan syarat harus di urus sama Om Dawam.

Karena Om Dawam merasa tidak enak kalau dikasih gratis oleh ayah saya, maka om Dawam memberikan sebuah benda mengkilap berbentuk bulat sebesar telur ular kepada ayah saya. Om Dawam bilang bahwa benda tersebut adalah mustika ular.  Awalnya ayah saya menolak, tetapi karena dipaksa, maka diterimalah benda bulat tersebut, lalu ayah saya menyimpan mustika ular itu di dalam laci, tanpa berharap manfaat apapun dari mustika ular itu.

Awalnya memang tidak terjadi apa-apa di rumah kami. Namun, setelah beberapa bulan, mulai terjadi keanehan, rumah saya terasa diteror oleh banyak ular. Ular tersebut adalah ular Cobra, ada yang  berwarna hitam pekat, ada yang berwarna coklat kekuningan, dan bahkan anehnya ada yang berwarna hitam putih. Saya tidak tahu, apa benar ada ular Cobra yang berwarna hitam putih, warna hitam pun jarang.

Setalah kami telusuri, ternyata ular-ular  tersebut bersarang di belakang dapur rumah kami.  Hal yang sangat aneh juga, ternyata ular-ular tersebut sama sekali tidak mengganggu di dalam rumah. Bahkan tidak jarang ketika kami di rumah, ular-ular itutiba-tiba lewat, atau pas membuka pintu dapur, ada ular mengangkat kepalanya melihat kami, lalu langsung melarikan diri. Tapi ketika ular tersebut masuk rumah tetangga, ular tersebut sangat ganas, maklumlah, namanya juga ular Cobra.

Ular-ular tersebut memang tidak mengganggu kami, hanya saja kami merasa diteror oleh ular-ular tersebut. Awalnya, tempat yang kami angap sebagai sarang ular itu kami siram dengan air garam, ternyata ularnya tidak juga hilang. Lalu orang tua berinisiatif menyiram sarang ular itu dengan air panas...

Pas malam harinya,  setelah ayah menyiram sarang ular itu dengan air panas, ayah bermimpi aneh, yaitu didatangin oleh ular cobra yang berwarna hitam-putih. Dia berbicara kepada ayah dengan memohon maaf karena tinggal disitu sekaligus meminta ampun agar jangan disiram pake dengan panas.

Beberapa hari berlalu setelah mimpi itu, ular-ular itu sudah tidak kelihatan lagi. Setelah yakin bahwa sudah tidak ada lagi ular, akhirnya belakang dapur rumah kami semen semua agar apabila ada kemungkinan ular lain datang, tidak akan bersarang disitu.

Demikianlah Cerita Mustika Ular dan Misteri Teror Ular Cobra. Saya juga tidak tahu, apa ada hubungan antara mustika ular atau kejadian yang terjadi di rumah saya. Tapi yang pasti, rasanya tidak mungkin kalau ada ular sampai bersarang di belakang dapur dengan tiba-tiba, serta bisa berpesan lewat mimpi.

Sumber : http://infomistik.com/misteri-mustika-ular-dan-teror-ular-cobra-275.html

Sabtu, 02 Maret 2013

10 sosok hantu kampus paling populer di indonesia


Sudah menjadi rahasia umum bahwa gedung universitas kerap kali menjadi salah satu lokasi di mana sosok hantu yang menyeramkan muncul. Bahkan boleh percaya atau tidak, hampir setiap kampus memiliki kisah hantunya sendiri.
Hal itu pula yang terjadi di Indonesia. Sebagai negara dengan banyaknya generasi muda, sudah pasti jumlah universitas di Indonesia begitu banyak. Dan uniknya masing-masing kampus memiliki kisah hantu tersendiri.

Hmm, memang hal-hal seperti ini adalah percaya nggak percaya. Yang jelas apapun itu, inilah 10 sosok hantu yang paling tenar dari kampus-kampus di Indonesia yang kita kumpulkan dari cerita mahasiswa/i di area kampus dan juga beberapa sumber lain.  Percaya?
1. Hantu Muka Rata - UB Malang

Bagi kamu mahasiswa Universitas Brawijaya, sosok hantu muka rata di sekitar lokasi perpustakaan dan Fakultas Kedokteran adalah salah satu yang terkenal bahkan melegenda. Pernah satu ketika, seorang mahasiswa yang berjalan di dekat situ pada malam hari usai kegiatan kampus melihat sosok pria yang duduk sendiri dengan diam. Sialnya, saat mahasiswa itu menoleh dan menatap lebih dekat, sosok yang membalas tatapannya justru tak memiliki mata, mulut, hidung di wajahnya alias rata.
2. Gadis Gantung Diri - UI Jakarta

Lagi-lagi korbannya adalah mahasiswa atau dosen yang masih di kampus sampai malam. Banyak cerita yang menyebutkan bahwa jangan melewati gedung rektorat Universitas Indonesia saat malam? Karena seringkali ada gadis berjalan tertatih-tatih dengan kepala terkulai. Seramnya, gadis itu hanya diam berjalan dan jika diamati wajahnya pucat dengan mata melotot, bibir kebiruan dan lidah terjulur layaknya mayat yang gantung diri.
3. Hantu Tanpa Kaki - UM Malang

Beberapa mahasiswa Universitas Negeri Malang pasti pernah mengetahui kisah ini. Pernah ada seorang mahasiswi yang menggunakan layanan wifi sampai malam di sekitar area taman Fakultas Sastra jurusan Seni Rupa. Temannya yang ada di seberang taman memberitahu si gadis untuk segera meninggalkan tempat itu melalui telepon. Lalu tiba-tiba ada suara pria yang juga menyuruh gadis itu pulang. Gadis itu baru menyadari sosok pria itu ketika bolpoinnya terjatuh dan melihat bahwa badan pria itu melayang di bagian perut tanpa kaki. Dengan ungkapan terkenal, "Kamu mau pulang karena sudah malam, apa karena sudah tahu??"
4. Hantu Kepala Melayang - UGM Jogja

Cerita mengenai sosok perempuan dengan hanya kepala melayang ini sudah menjadi salah satu kisah di kalangan Fakultas Geografi Universitas Gajahmada Jogja. Seringkali di perempatan jalan Kaliurang di dekat gedung Magister Manajemen ada hutan kampus dan selokan Mataram dengan sosok putih hantu kepala melayang. Hmm, kalau tak percaya silahkan buktikan sendiri ya!
5. Hantu Mayat - UK Maranatha Bandung

Pernah ada seorang mahasiswa yang terpaksa kembali ke ruang lab untuk mengambil jas almamater sebagai kebutuhan ujian esoknya. Mahasiswa itu bertemu dengan seorang pria tua yang anehnya memberikan jawaban 49 soal untuk ujian kedokteran esok hari. Esoknya sang mahasiswa menjawab soal ujian itu sesuai dengan bocoran jawaban yang diberikan pria tua. Namun betapa kagetnya dia ketika di soal ke-50 dipasang foto sosok kadaver (mayat) dengan wajah pria tua yang semalam baru saja memberikan bocoran jawaban ujian untuknya.
6. Kuntilanak - UNDIP Semarang

Banyak mahasiswa Universitas Diponegoro jurusan Fisip mengetahui kisah hantu legendaris yakni wanita penunggu ruangan B101. Sebelum menjadi bagus dan bertingkat seperti sekarang, ruangan itu hanya terdiri dari satu tingkat dengan ruangan kelas seperti teater dan penunggu yang dikenal dengan sosok kuntilanak.

Pengalaman mistis juga dialami Samuel, mantan mahasiswa pasca Sarjana Fak. Hukum Undip, Pleburan, berkisah kepada KapanLagi.com jika penampakan makhluk halus sudah jadi legenda bagi dosen maupun mahasiswa/i Undip. Fenomena ini sudah biasa bagi mereka dan bukan hal baru lagi.

Samuel juga berkisah saat masih kuliah, pernah mendengar suara berisik dinding triplek yang dicakar dengan kuku di sebuah ruangan Fakultas Hukum Undip. Sementara di bagian gedung S1 FH, lantai 2 dan 3, juga melekat kisah hantu wanita tanpa wajah dan seorang gadis kecil dengan sorot mata tajam berwarna merah.

Ada beberapa dosen atau mahasiswa/i yang pernah mengalami nasib sial bertemu mereka atau mendapati kursi yang dibanting dengan keras di hadapan mereka. Saking seremnya, kampus sering kali kosong saat waktu sudah lewat magrib.

Entah benar atau tidak, legenda hantu di Undip menyisakan pengalaman mistis mencekam bagi yang pernah melihatnya. Punya pengalaman yang sama? Kamu bisa share di kolom Facebook di bawah.
7. Hantu Usil - UNAIR Surabaya

Di gedung Fakultas Farmasi Universitas Airlangga kerap kali kedapatan sosok-sosok makhluk halus yang seringkali muncul di waktu antara maghrib dan sebelum isya atau di atas jam 11 malam. Sosok seperti 'mereka' yang menahan kaki tiba-tiba sampai terjatuh atau sepasang sosok misterius yang melihat dan menghilang menjadi hal yang lazim ditemukan. Apakah kamu berminat jalan-jalan di sini?
8. Hantu Mahasiswi - Gunadarma Jakarta

Parkiran kampus E di Universitas Gunadarma seringkali dianggap sebagai salah satu titik kamu adu nyali. Pernah ada dua orang mahasiswa yang pulang malam dan hendak mengambil motor. Lalu melihat ada sosok perempuan di balik kaca yang seharusnya di sana hanyalah ruangan gelap dan sudah terkunci. Hiiy, membayangkan saja sangat menyeramkan.
9. Kuntilanak Tamansari - ITB Bandung

Lokasi ini memang tak berada di kompleks Institus Teknologi Bandung. Hanya saja, ada jalanan di depan kampus bernama Tamansari yang memang sepi dan gelap. Beberapa orang mengklaim melihat sosok perempuan dengan rambut panjang hanya berdiri diam dan menatap horor ke arah siapapun yang lewat. Ingin membuktikan? Silahkan.
10. Orang Sebelah - IPB Bogor

Hantu orang sebelah terkenal di kalangan asrama perempuan Institut Pertanian Bogor ini. Pernah ketika sekelompok mahasiswi sedang bergosip di kamar, kamar mereka diketok dan sebuah suara dari luar menjawab bahwa yang mengetok adalah orang sebelah. ketika seorang mahasiswi membuka pintunya, betapa kaget dan takutnya dia bahwa sosok yang mengetuk pintu itu memang benar-benar hanya memiliki sebelah badan. Oh, sangat seram!